Joomla TemplatesBest Web HostingBest Joomla Hosting

Wadan Koharmatau : Netralitas TNI dalam Pilpres

Seluruh personel Makoharmatau baik Militer maupun Sipil melaksanakan Upacara Pengibaran Bende...

Pengumuman Pelelangan Sederhana April 2014

PENGUMUMAN PELELANGAN SEDERHANA DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor Peng/03/D/IV/2014   Bandung, 28 A...

Lima Jabatan Koharmatau Diserahterimakan

Jabatan Direktur Pemeliharaan Pesawat Terbang (Dirharpesbang), Direktur Pemeliharaan Komunika...

Marsma TNI Tanto Suryanto Jabat Wadan Koharmatau

Komandan Koharmatau Marsekal Muda TNI Sumarno melantik Marsekal Pertama TNI Tanto Suryanto...

Pengumuman Lelang Sederhana Pascakualifikasi

Pengumuman Lelang Sederhana Pascakualifikasi Nomor Peng/01/D/II/2014 Pokja ULP pada unit kerja Den...

UJI COBA PENGGUNAAN ROKET LAUNCHER AV-LM 70/7 SF M9 MK2 MENGGUNAKAN ROKET FFAR2,75” MK 4 MOD 10 DAN PROLONG CAD PAD TAHUN 2014

Pesawat EMB-314 Super Tucano dilengkapi dengan kemampuan untuk melaksanakan rocketing, namun ...

Upacara Bendera Mingguan

Segenap personel Mako Koharmatau baik Militer maupun Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Koharmatau...

Selamat Ulang Tahun Marsma TNI Nugroho Prang S.

  Infolahta Koharmatau (5/2) Tepat pada hari Rabu, 5 Februari 2014 Wakil Komandan Koharmatau Mar...

Sholat Dhuha dan Dzikir Bersama di Masjid As-Shulton Mako Koharmatau

Infolahta Koharmatau, (5/2) Sholat Dhuha adalah kegiatan Sholat Sunnah untuk meningkatkan iman...

Sholat Tahajud Sebagai Media Mendekatkan Diri Pada Allah SWT

Infolahta Koharmatau Senin (3/2) Personel Koharmatau yang beragama muslim melaksanakan shola...

  • Wadan Koharmatau : Netralitas TNI dalam Pilpres

    Monday, 02 June 2014 09:51
  • Pengumuman Pelelangan Sederhana April 2014

    Monday, 28 April 2014 09:42
  • Lima Jabatan Koharmatau Diserahterimakan

    Monday, 14 April 2014 11:05
  • Marsma TNI Tanto Suryanto Jabat Wadan Koharmatau

    Monday, 14 April 2014 10:10
  • Pengumuman Lelang Sederhana Pascakualifikasi

    Tuesday, 25 February 2014 11:18
  • UJI COBA PENGGUNAAN ROKET LAUNCHER AV-LM 70/7 SF M9 MK2 MENGGUNAKAN ROKET FFAR2,75” MK 4 MOD 10 DAN PROLONG CAD PAD TAHUN 2014

    Monday, 24 February 2014 14:12
  • Upacara Bendera Mingguan

    Monday, 24 February 2014 11:46
  • Selamat Ulang Tahun Marsma TNI Nugroho Prang S.

    Wednesday, 05 February 2014 14:27
  • Sholat Dhuha dan Dzikir Bersama di Masjid As-Shulton Mako Koharmatau

    Wednesday, 05 February 2014 11:33
  • Sholat Tahajud Sebagai Media Mendekatkan Diri Pada Allah SWT

    Monday, 03 February 2014 12:55
November 2014
SMTWTFS
1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30
Infolahta Koharmatau

Sejarah

KOMANDAN DEPOHAR 70

Nama: Kukuh Sudibyanto
Pangkat/Nrp: Kolonel Tek/509059
Tempat/Tgl Lahir: 19 Desember 1962
Agama: Islam


SEJARAH DEPO PEMELIHARAAN 50

 

Depo Pemeliharaan 70 disingkat Depohar 70 adalah Satuan Pelaksana Komando Pemeliharaan Materiil TNI AU yang mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pemeliharaan tingkat berat peralatan TNI AU. Sejalan dengan perkembangan dan pertumbuhan organisasi dalam rangka pencapaian tujuan maka Depohar 70 sejak awal berdirinya (26 Oktober 1963) telah mengalami beberapa kali perubahan.

Periode sebelum Tahun 1963

Periode sebelum tahun 1963 merupakan periode sebelum terbentuknya Komando Logistik Angkatan Udara, dimana pelaksanaan pemeliharaan dan pembekalan Sarban dilaksanakan oleh Depot-depot sebagai berikut:

a. Depot Teknik 002 : Bertugas melaksanakan pemeliharaan Kendaraan Bermotor.

b. Depot Teknik 004 : Bertugas melaksanakan pemeliharaan Safety Equipment.

c. Depot Materiil 01 : Bertugas melaksanakan penyimpanan barang-barang teknik.

Periode Tahun 1963 s/d 1966.

Berdasarkan Keputusan Mentri/Panglima Angkatan Udara Nomor :38 Th.1963 tanggal 15 Agustus 1963 secara resmi disahkan terbentuknya Komando Logistik Angkatan Udara (Kolog). Dalam pelaksanaan pemeliharaan dan pembekalan peralatan Sarban, Kolog membawahi Depot-depot sebagai berikut:

a. Depot Teknik 013, bertugas melaksanakan pemeliharaan Safety Equipment.

b. Depot Teknik 041, bertugas melaksanakan pemeliharaan Kendaraan Bermotor.

c. Depot Materiil 066, merupakan pengembangan Depot Materiil 061 yang bertugas melaksanakan penyimpanan barang-barang teknik.

Periode Tahun 1966 s/d 1970.

Berdasarkan Keputusan Mentri/Panglima Angkatan Udara Nomor : 66 Th.1966 Tanggal 14 Nopember 1966, dibentuk Wing Logistik 070 yang merupakan Satuan Pelaksana Komando Logistik Angkatan Udara yang bertugas melaksanakan pemeliharaan dan pembekalan peralatan Sarban. Wing Logistik 070 merupakan peleburan dari :

a. Depot Teknik 013.

b. Depot Teknik 041.

c. Depot Materiil 066.

Dengan terbentuknya Wing Logistik 070, dalam pelaksanaan tugas pokoknya membawahi Satuan-satuan Pelaksana sebagai berikut :

a. Skadron Teknik 071, bertugas melaksanakan :

1. Pemeliharaan Kendaraan Bermotor.

2. Pembuatan Karoseri dan Kap Kendaraan Bermotor.

3. Perakitan Kendaraan Bermotor.

b. Skadron Teknik 072, bertugas melaksanakan :

1. Pemeliharaan Payung Udara.

2. Pemeliharaan Perahu Karet.

3. Pemeliharaan Alat-alat SAR.

c. Skadron Materiil 073, bertugas melaksanakan:

1. Pemeliharaan Materiil Sarban dalam penyimpanan.

2. Mengalokasikan materiil Sarban ke seluruh Satuan Angkatan Udara.

d. Skadron Materiil 074, bertugas melaksanakan :

1. Pemeliharaan Alat-alat Berat.

2. Pemeliharaan Landasan Pesawat Terbang.

Periode Tahun 1970 s/d 1976.

Berdasarkan Keputusan Kasau Nomor : 57 tahun 1970 tanggal 1 Juli 1970, Wing Logistik 070 berubah nama menjadi Depot Logistik 070. Dalam pelaksanaan tugas pokoknya Depot Logistik 070 membawahi Satuan-satuan Pelaksana sebagai berikut :

a. Satuan Pemeliharaan 71, bertugas melaksanakan :

1. Pemeliharaan GSE/Automotif.

2. Pemeliharaan Alat-alat Berat.

3. Pemeliharaan Alpeka.

b. Satuan Pemeliharaan 72, bertugas melaksanakan :

1. Pemeliharaan Parachute.

2. Pemeliharaan Perahu Karet.

3. Pemeliharaan Alat-alat SAR.

c. Satuan Pembekalan 073, bertugas melaksanakan :

1. Menerima dan menyimpan alat-alat Automotif/GSE/Alber.

2. Menyalurkan alat-alat Automotif/GSE/Alber.

d. Satuan Pemeliharaan 074, bertugas melaksanakan pemeliharaan konstruksi berat,jalan dan landasan pesawat terbang.

Periode Tahun 1976 s/d 1985.

Berdasarkan Keputusan Kasau Nomor : Kep/41/IX/1976 tanggal 30 September 1976, Komando Logistik berubah menjadi Komando Pemeliharaan dan Pembekalan Materiil TNI AU (Kotama) dan pada tahun 1977 Satuan Pemeliharaan 074 lepas dari Depot Logistik 070 dan masuk di bawah Janlanau (saat ini Disfaskonau). Selanjutnya berdasarkan Keputusan Kasau Nomor : Kep/19/V/1978 tanggal 27 Mei 1978 Depot Logistik 070 diubah menjadi Wing Logistik 70. Dengan perubahan tersebut, maka di dalam melaksanakan tugas pokoknya Wing Materiil 70 membawahi Satuan-satuan Pelaksana sebagai berikut :

a. Skadron Teknik 71, bertugas melaksanakan pemeliharaan Automotif,GSE dan Alpeka.

b. Skadron Teknik 72, bertugas melaksanakan pemeliharaan Alkambang.

c. Skadron Teknik 73, bertugas melaksanakan penerimaan,penyimpanan dan pengeluaran materiil Sarban.

Periode Tahun 1985 s/d 1987.

Dengan pelaksanaan Reorganisasi di TNI AU yang diberlakukan terhitung mulai tanggal 1 April 1985, sesuai dengan Surat Keputusan Kasau Nomor : Kep/24/III/1985 tanggal 11 Maret 1985 dan Keputusan Kasau Nomor : Kep/39/III/1987 tanggal 30 Maret 1987, Wing materiil 70 diubah menjadi Depo Pemeliharaan Sarana Bantuan 70 (Deposarban 70). Dalam pelaksanaan tugas pokoknya Deposarban 70 bertugas menyelenggarakan dan melaksanakan pemeliharaan tingkat berat GSE/Ransus, Alkambangsarbekud. Alpeka dan Mesin Stationer serta Alat-alat Fabrikasi. Dalam pelaksanaan tugas pokoknya, Deposarban 70 membawahi bengkel-bengkel pemeliharaan sebagai satuan pelaksana sebagai berikut :

a. Bengkel Pemeliharaan 71, disingkat Benghar 71 yang bertugas melaksanakan pemeliharaan/produksi peralatan GSE,Ransus dan Mesin Stationer.

 

b. Bengkel Pemeliharaan 72, disingkat Benghar 72 yang bertugas melaksanakan pemeliharaan Alkambangsarbekud dan Alpeka.

Periode Tahun 1987 s/d 1998.

Berdasarkan Keputusan Kasau Nomor : Kep/39/III/1987 tanggal 30 Maret 1987 dan Instruksi Kasau Nomor : Ins/03/IV/1987 tanggal 9 April 1987 serta Surat Perintah Kasau Nomor : Sprin/52C/IX/1987 tanggal 12 September 1987 telah diadakan perubahan nama Komando Pemeliharaan dan Pembekalan Materiil TNI AU (Komatau) menjadi Komando Pemeliharaan Materiil TNI AU (Koharmatau). Dengan perubahan tersebut maka fungsi pembekalan, baik di tingkat Koharmatau maupun Satuan-satuan Jajarannya masuk Mabesau dan Ditmatau/Bekmatpus. Sebagai tindak lanjut perubahan tersebut, maka pada tanggal 21 September 1987 secara resmi GPP 73 diserahterimakan dari Koharmatau kepada Ditmatau. Dengan telah diserahkannya GPP 73, maka dalam pelaksanaan tugas pokoknya Deposarban 70 hanya membawahi 2 (dua) satuan Pelaksana Pemeliharaan sebagai berikut:

a. Bengkel Pemeliharaan 71, disingkat Benghar 71 yang bertugas melaksanakan Harrat/produksi peralatan GSE,Ransus dan Mesin Stationer serta fabrikasi.

b. Bengkel Pemeliharaan 72, disingkat Benghar 72 yang bertugas melaksanakan pemeliharaan Alkambangsarbekud dan Alpeka

Periode Tahun 1998 s/d sekarang.

Berdasarkan Keputusan Kasau Nomor : Kep/4/II/1998 tanggal 3 Februari 1998 dan Surat Keputusan Kasau Nomor : Skep/21/PKS/VIII/1998 tanggal 5 Agustus 1998 tentang Penggantian Sebutan Dan Deposarban menjadi Dan Depohar serta Kabenghar menjadi Dan Sathar. Selanjutnya berdasarkan Surat Asrena Kasau Nomor : B/30/I/1999/Sreanau tanggal 8 Januari 1999, tentang perubahan Organisasi Pazam menjadi sebagai berikut :

a. Satpazam berada di bawah pembinaan Disaeroau.

b. Satpazam berkedudukan di bawah Koharmatau, dalam hal ini

Sathar 073 Depohar 70 (saat ini menjadi Sat Pazam 73).

Saat ini Depohar 70 adalah Satuan Pelaksana di bawah jajaran Koharmatau bertugas pokok menyelenggarakan pemeliharaan tingkat berat peralatan Sarban TNI AU, yang dalam pelaksanaannya membawahi Satlak-satlak sebagai berikut :

a. Sathar 71, yang bertugas melaksanakan Harrat dan produksi GSE, Ransus dan Stationer serta Fabrikasi.

b. Sathar 72, yang bertugas melaksanakan Pemeliharaan Alkambangsarbekud

c. Satpazam 73, yang bertugas memproduksi Lox dan Lin.

kembali

 
  • Marsda TNI Sumarno
Newsflash
PENYERAHAN E-PUB

 

PENYERAHAN ELECTRONIC PUBLICATION (E-Pub)

DI MAKOHARMATAU SENIN, 21 MEI 2012

Hubungan kerjasama antara TNI Angkatan Udara dengan RAAF (Royal Australian Air Force) telah lama dijalin dan saat ini cukup hangat dalam berbagai bidang khususnya di bidang Safety dan Air Worthinness yang telah mulai dibangun.  Terkait dengan terbentuknya JWG (Joint Working Group) Safety dan Air Worthiness TNI AU dan RAAF ini telah disepakati berbagai program kerja JWG yang mana salah satunya adalah di bidang Technical Air Worthiness.